Senin, 06-04-2026
  • Program Unggulan MA GUPPI Al Barkah: Otomotif - Tata Busana - Pengabdian UmatProgram Unggulan MA GUPPI Al Barkah: Otomotif - Tata Busana - Pengabdian UmatProgram Unggulan MA GUPPI Al Barkah: Otomotif - Tata Busana - Pengabdian UmatProgram Unggulan MA GUPPI Al Barkah: Otomotif - Tata Busana - Pengabdian UmatProgram Unggulan MA GUPPI Al Barkah: Otomotif - Tata Busana - Pengabdian UmatProgram Unggulan MA GUPPI Al Barkah: Otomotif - Tata Busana - Pengabdian Umat
  • Program Unggulan MA GUPPI Al Barkah: Otomotif - Tata Busana - Pengabdian UmatProgram Unggulan MA GUPPI Al Barkah: Otomotif - Tata Busana - Pengabdian UmatProgram Unggulan MA GUPPI Al Barkah: Otomotif - Tata Busana - Pengabdian UmatProgram Unggulan MA GUPPI Al Barkah: Otomotif - Tata Busana - Pengabdian UmatProgram Unggulan MA GUPPI Al Barkah: Otomotif - Tata Busana - Pengabdian UmatProgram Unggulan MA GUPPI Al Barkah: Otomotif - Tata Busana - Pengabdian Umat

Kreatif Karnaval Desa Sukajadi Ciamis Semarakkan HUT RI ke-80

Diterbitkan : - Kategori : Berita
Peserta karnaval sedang cosplay jadi ‘bayi gede’

MA-ALBARKAH.SCH.ID – Dalam rangka memperingati HUT RI ke-80, Desa Sukajadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis mengadakan lomba karnaval untuk seluruh warga Desa Sukajadi.

Para peserta unjuk kabisa dengan membuat aneka pernak-pernik karnaval.

Beberapa di antaranya menampilkan budaya khas daerah serta berbagai cosplay dengan keunikannya yang sudah dimodifikasi.

Acara ini bukan hanya sebagai bentuk perayaan, namun juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta cinta tanah air di tengah masyarakat.

“Kegiatan karnaval berjalan dengan lancar dan dipenuhi dengan antusias warga dalam memeriahkan kemerdekaan,” ujar Farel salah seorang peserta karnaval.

Karnaval ini menjadi wujud kebersamaan masyarakat dalam merayakan kemerdekaan.

Mereka mengekspresikannya melalui kreativitas kostum dan maskot keunikan lainnya.

“Di sini anak-anak bisa menjadi kreatif dalam membuat karya seni guna memeriahkan HUT RI ke-80 tahun. Kami mengambil konsep pulu-pulu, bayi besar, koruptor, dan Shaund the Ship. Tema ini kami ambil dari ide kreatif anak-anak di desa kami, karena konsep tersebut terlihat simpel dan layak ditampilkan,” ucap Farel.

“Pembiayaan yang dikeluarkan cukup banyak sehingga dapat menghasilkan hasil yang memuaskan dengan jangka waktu persiapan yang singkat,” tambahnya.

Rombongan peserta karnaval HUT RI ke-80 Desa Sukajadi, Sadananya, Ciamis

Ia mengungkapkan, biaya yang dikeluarkan untuk membuat pernak-pernik karnaval sebesar Rp500.000 yang dikerjakan selama satu minggu.

Farel mengaku bangga bisa mengikuti kegiatan tersebut terlebih dalam persiapannya warga begitu kompak.

“Perasaannya sangat bangga karena kami kompak dalam membuat persiapan karnaval dan bisa mempertunjukannya apalagi Paskibranya dari Al Barkah,” pungkasnya.***

Penulis: M Sahrul Saepi
Reporter: Anisa Widjaya Rahayu

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan