
MA-ALBARKAH.SCH.ID – Perjalanan menuju Paskibraka Kabupaten Ciamis Tahun 2026 bukanlah sebuah perjalanan yang singkat. Di balik keberhasilan seorang putra terbaik MAS GUPPI Al Barkah, terdapat proses panjang, perjuangan, doa, latihan, serta keberanian untuk melewati setiap tahapan seleksi.
Semuanya berawal pada bulan Februari 2026, ketika tiga siswa dari MAS GUPPI Al Barkah memberanikan diri untuk mendaftarkan diri sebagai calon Paskibraka Kabupaten Ciamis.
Tiga nama tersebut membawa satu harapan yang sama, yaitu dapat menjadi bagian dari pasukan yang dipercaya mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Ciamis.
Awal Perjuangan: Seleksi Administrasi
Tahap pertama yang harus dilalui adalah seleksi administrasi. Dari sekitar 300 peserta yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Ciamis, seluruh persyaratan diperiksa dan diseleksi.
Alhamdulillah, ketiga siswa dari MAS GUPPI Al Barkah berhasil melewati tahap pertama tersebut. Ketiganya dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan perjuangan ke tahap berikutnya.
Ujian Fisik dan Kebugaran
Perjalanan kemudian berlanjut pada seleksi fisik atau kebugaran. Tahap ini menjadi ujian untuk mengukur kesiapan dan kemampuan fisik para calon Paskibraka.
Dengan semangat dan persiapan yang dilakukan, ketiga perwakilan MAS GUPPI Al Barkah kembali menunjukkan hasil yang membanggakan. Ketiganya berhasil lolos dan melanjutkan perjuangan ke tahap selanjutnya.
Seleksi Wawasan Kebangsaan
Tahap ketiga adalah seleksi wawasan kebangsaan. Pada tahap ini, para peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik, tetapi juga harus memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang kebangsaan, nasionalisme, serta nilai-nilai yang menjadi dasar seorang Paskibraka.
Pada tahap inilah perjalanan mulai menunjukkan siapa yang akan melangkah lebih jauh.
Dari tiga siswa yang sebelumnya berjuang bersama, akhirnya hanya satu nama yang berhasil melanjutkan perjuangan.
WILDAN ADITYA PERMANA
Satu nama yang kemudian menjadi harapan dan kebanggaan MAS GUPPI Al Barkah yakni Wildan Aditya Permana.
Perjuangan Belum Berakhir
Namun, lolos dari seleksi wawasan kebangsaan bukanlah akhir dari perjalanan. Justru perjuangan yang sesungguhnya masih panjang.
Wildan harus kembali melewati berbagai tahapan seleksi, di antaranya seleksi bakat dan minat, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), serta parade.
Tahap demi tahap dijalani dengan penuh kesungguhan. Tidak mudah, tidak sebentar, dan tentunya membutuhkan keberanian serta ketekunan.
Alhamdulillah, satu per satu tahapan berhasil dilewati.
Hingga akhirnya, dari ratusan peserta yang mengikuti rangkaian seleksi, hanya 54 siswa yang terpilih untuk menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera pusaka tingkat Kabupaten Ciamis.
Dan di antara 54 putra-putri terbaik tersebut, terdapat satu nama yang membawa nama MAS GUPPI Al Barkah:
WILDAN ADITYA PERMANA
Sebuah kebanggaan yang tidak hanya menjadi milik pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, guru, dan seluruh warga MAS GUPPI Al Barkah.
Memasuki Masa Latihan
Setelah dinyatakan terpilih, perjalanan belum selesai. Justru babak baru dimulai.
Latihan demi latihan dijalani dengan penuh ketekunan dan kegigihan. Latihan dilaksanakan di Lapangan Lokasana Ciamis, di bawah teriknya matahari, dengan tuntutan kedisiplinan dan tanggung jawab yang tinggi.
Para calon Paskibraka juga mengikuti PUSDIKLATSAR sebanyak dua kali sebagai bagian dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, kekompakan, mental, dan kesiapan sebagai seorang Paskibraka.
Berbagai peralatan dan perlengkapan latihan dipersiapkan dengan sebaik mungkin. Proses latihan juga mendapatkan pendampingan dari personel khusus TNI serta para pelatih yang kompeten di bidangnya.
Setiap langkah kaki, setiap gerakan, setiap aba-aba, dan setiap tetes keringat menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju satu tujuan:
Mengibarkan Sang Merah Putih dengan penuh kehormatan.
Pengasramaan dan Pengukuhan
Pada 9 Agustus 2026, para peserta Paskibraka mulai menjalani masa pengasramaan hingga 18 Agustus 2026. Selama masa tersebut, kebersamaan, kedisiplinan, kekompakan, dan rasa tanggung jawab semakin ditempa.
Kemudian tibalah salah satu momen yang paling mengharukan.
Pada 14 Agustus 2026, dilaksanakan pengukuhan calon Paskibraka Kabupaten Ciamis yang bertempat di Pendopo Bupati Kabupaten Ciamis pada malam hari.
Malam itu menjadi saksi sebuah perjalanan panjang.
Orang tua hadir menyaksikan putra-putrinya dikukuhkan. Rasa haru, bangga, bahagia, dan syukur bercampur menjadi satu.
Bagi Wildan, momen tersebut bukan hanya tentang mengenakan seragam dan berdiri dalam barisan. Lebih dari itu, ada amanah besar yang harus dijalankan.
Wildan dipercaya bertugas sebagai pengibar bendera pada posisi membentangkan bendera
17 Agustus 2026 — Saatnya Membuktikan Perjuangan
Akhirnya, hari yang dinantikan pun tiba.
17 Agustus 2026. Hari ketika Sang Merah Putih harus dikibarkan dengan penuh kehormatan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Ciamis.
Segala latihan, keringat, rasa lelah, perjuangan, doa, dan pengorbanan selama berbulan-bulan akhirnya menemukan jawabannya.
Dengan penuh keyakinan dan tanggung jawab, Wildan menjalankan tugasnya sebagai bagian dari pasukan pengibar bendera.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian pengibaran bendera berjalan dengan lancar.
Wildan mampu memberikan yang terbaik dan menuntaskan tugasnya dengan penuh kebanggaan.
Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan ini. Kepada orang tua yang tidak pernah berhenti mendoakan, kepada para guru dan sekolah yang memberikan dukungan, kepada para pelatih dan pendamping yang dengan penuh kesabaran membimbing, serta kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang ini.***
Penulis: Aen Nurajijah, S,Pd.

Beri Komentar